ISD Tulisan 6
Review Infamous – First Light: Sekedar Menjual
Ekstra Cerita!
Infamous: Second Son memang diposisikan sebagai salah satu game
eksklusif andalan Sony untuk meningkatkan nilai jual konsol generasi terbarunya
– Playstation 4. Sebagai salah satu franchise yang tampil begitu memesona di
masa lalu, kehadiran karakter baru, inovasi gameplay, dan tentu saja – kualitas
visual yang lebih baik membuatnya menjadi proyek yang sangat diantisipasi. Dan
benar saja, ia tampil cukup memesona di sisi penjualan sekaligus membantu Sony
mendongkrak popularitas Playstation 4 yang saat ini, memang masih terhitung
minim game eksklusif. Sayangnya, terlepas dari kualitas grafis yang memang
mumpuni, Infamous: Second Son masih memuat beberapa masalah krusial yang bahkan
membuatnya terlihat lebih “lemah” dibandingkan Infamous 2.
Selain implementasi sistem karma dengan konsekuensi yang tampil begitu
lemah dan terasa sangat linear, Infamous: Second Son juga harus diakui hadir
dengan plot dan karakter yang tidak begitu berkesan. Salah satu yang menjadi
catatan besar adalah betapa tidak signifikannya peran karakter pendukung yang
ada. Pengaruh mereka di sisi cerita terasa begitu minim dan sekedar hadir
sebagai sumber kekuatan bagi Delsin, dan tidak lebih. Kelemahan inilah yang
tampaknya berusaha ditebus oleh Sucker Punch lewat DLC standalone terbaru – Infamous:
First Light. Sempat muncul di ajang E3 2014 yang lalu, Sony akhirnya merilis
Infamous: First Light secara digital.
Lantas, apa yang ditawarkan oleh Infamous: First Light ini? Mengapa kami
menyebutnya sebagai game yang sekedar menjual ekstra cerita? Review ini akan
membahasnya lebih dalam untuk Anda.
Plot
Infamous: First Light berfokus pada
latar belakang Fetch – Conduit berkekuatan Neon.
Di Second Son, ia mungkin lebih dikenal sekedar sebagai sumber kekuatan
Neon bagi Delsin Rowe, dan seorang wanita “gila” yang begitu terobsesi untuk
menghancurkan jalur distribusi narkotika di Seattle. Ia bahkan tidak segan
untuk membunuh dan menghancurkan siapa saja yang berusaha menghalangi jalannya.
Namun tentu saja, kepribadian Fetch bukanlah sesuatu yang tercipta dalam satu
malam saja. Ia ditempa oleh begitu banyak trauma dan tragedi di sepanjang hidup
sebelum bertemu dengan Delsin. Hal inilah yang menjadi fokus Infamous: First
Light.
Bisa disebut sebagai prekuel, Infamous: First Light dibangun dengan
menjadikan karakter Fetch sebagai fokus utama, ketika ia masih terlibat dalam
jalur perdagangan narkotika itu sendiri. Menyadari dirinya seorang Conduit,
orang tua Fetch memang hampir menyerahkan dirinya ke DUP – badan organisasi
pemerintah yang bertugas untuk menangkap dan menahan semua Conduit yang ada.
Menyadari apa yang berusaha dilakukan oleh orang tuanya, sang kakak tercinta –
Brent Walker menyelamatkan Fetch dan memutuskan untuk lari bersama. Hidup di
jalanan, Brent menjadi satu-satunya tempat Fetch bersandar.
Sempat hampir diserahkan ke DUP –
organisasi pemerintah yang ditugaskan menahan para Conduit, Fetch diselamatkan
oleh sang kakak tercinta – Brent.Sayangnya, kehidupan keras di jalanan membuat
keduanya terperangkap dalam jebakan narkotika.
Sayangya, kehidupan di jalanan membuat keduanya terperangkap dalam
gelapnya dunia narkotika. Obat terlarang ini dijadikan sebagai “pintu keluar”
dari beratnya hidup yang harus mereka jalani sebagai gelandangan. Brent
memahami betapa kelamnya masa depan sang adik tercinta. Oleh karena itu, untuk
memulai kehidupan yang baru, Brent mulai terlibat lebih dalam di organisasi
kejahatan untuk mengumpulkan lebih banyak uang, dengan misi membawa Fetch ke
Kanada. Sayangnya sebelum niatnya terlaksana, kedua kakak beradik ini justru
harus melawan cobaan yang lebih berat. Aksi Brent memicu kemarahan organisasi
kejahatan yang berkuasa di Seattle – Akurans yang berusaha membunuh
keduanya.Parahnya lagi, di tengah semua konflik ini, Brent menghilang. Dibantu
oleh teman lama Brent – Shane dan Jenny, Fetch berusaha mencari sang kakak
tercinta.
Alur yang ditawarkan bergerak maju
mundur. Kisah masa lalu diceritakan Fetch yang terlihat sudah menjadi tawanan
di DUP.Ini menjadi penjelasan yang mumpuni trauma dan tragedi seperti apa yang
membuat Fetch memunculkan kepribadian dan motif di Second Son.Beberapa karakter
baru yang membantu Fetch mencari sang kakak – Brent juga terlihat di sini.
Alur yang diusung oleh Infamous: First Light sebenarnya bergerak maju
mundur. Kisah Fetch dan Brent muncul sebagai visualisasi dari cerita yang
dilontarkan Fetch ketika menjadi tahanan Augustine – tokoh antagonis utama
Second Son di Curdun Cay. Di sini terlihat Fetch sudah ditawan dan tengah
dilatih untuk menguasai kemampuan Neon-nya dengan lebih optimal, lewat
serangkaian simulasi tes. Semuanya ini terjadi sebelum Fetch lari dari mobil
tahanan DUP, yang sekaligus menjadi cerita pembuka dari Infamous: Second Son.
Lantas, mampukah Fetch menemukan Brent? Konflik seperti apa yang harus
dijalani oleh Fetch demi misinya yang satu ini? Siapa pula Shane dan Jenny?
Semua jawaban dari pertanyaan di atas akan bisa Anda jawab dengan memainkan
Infamous: First Light.
Komentar
Posting Komentar